
#Pertama ; merubah Mind Set tentang uang
Jika ingin mulai berhemat yang pertama harus dirubah adalah mind set tentang uang.
Mind set ini dibentuk oleh nilai nilai atau belief yang tertanam di diri kita.
Seperti ; “saya tidak bisa menabung, income saya kan kecil, keperluan banyak”.
“saya sudah bekerja keras, selayaknya saya menikmati hidup … beli mobil, travelling, dll”
“keluarga saya kaya .. kalau ada apa apa, saya bisa minta pada orang tua saya”
Jika belief-nya seperti itu, maka butuh usaha yang lebih besar dibanding dengan orang yang belief-nya sejalan dengan berhemat. Misalkan belief-nya “uang di dapatkan susah .. jadi tidak boleh foya foya”.
Umumnya kita tidak sadar dengan belief yang tertanam didiri kita. Ada cara caranya mengetahui belief kita tentang uang,tapi saya bukan yang ahli untuk membahas hal ini.
Jika ingin berhemat maka harus bisa menanamkan belief bahwa bisa hidup hemat.
Banyak tips atau cara yang bisa kita cari di internet, bagaimana merubah belief. Salah satunya melakukan niat, kalau perlu tuliskan niatnya dan terus di ulang ulang setiap hari (penulisannya) supaya belief berubah. Dengan niat, kita berusaha meng-sinkronisasi antara ; pikiran, nilai2 dan tindakan kita.
Contoh : “saya berniat menghemat pengeluaran sebesar Rp. 500 ribu perbulan”.
Mind set ini juga bisa membentuk orang menjadi pemboros. Senang membelanjakan / beli barang barang. Bahkan bagi sebagian orang pemboros, hal yang membuatnya senang adalah proses belanjanya, tidak peduli beli di dep store atau di pasar.Shopping is fun.
Benar benar impulse buyer, jika ingin sesuatu .. beli saja.
Joke-nya, si hemat dan si boros bisa dilihat dari cara pandang. Seperti orang pesimis dan optimis melihat gelas setengah kosong.
Jika ada “sales 50%” si boros akan memandang bisa membeli dua kali lebih banyak. Sedangkan si hemat memandangnya bisa beli satu dengan setengah harga.
#Kedua : cari tahu kemana uang pergi
Sebenarnya kemana sih uang kita pergi … Koq … cepat banget menghilangnya.
Ini adalah pertanyaan yang sangat mendasar jika ingin memulai hidup hemat.
Kita harus tahu lubang lubang yang membuat uang “hilang”.
Hal prinsip dalam mengelola keuangan adalah mengelola income terlebih dahulu bukan menaikkan income.
Kebanyakan dari kita, jika merasa income tidak cukup, yang disalahkan adalan income kita yang kecil. Dan beranggapan jikaincome naik maka masalahnya akan selesai.
Mind set seperti ini tidak menyelesaikan masalah, karena ketika income-nya naik maka life style-nya pun naik sehingga tetap uangnya kekurangan.
Jadi …Catat semua pengeluaran. Kelompokkan pengeluaran seperti ini.
(jika butuh file excel-nya, kirim email saja ke saya, sehingga akan lebih mudah mengisinya).
#Ketiga : Tetapkan Tujuan Keuangan
Prinsipnya jika tidak ada tujuan, maka kita tidak jelas akan berjalan kemana. Mungkin hanya akan berputar putar tidak karuan. Seperti kita keluar dari rumah tapi tidak ada tujuan. Otak dan action kita akan bingung .. tapi kalau kita sudah menetapkan akan pergi misalnya ke stasiun, di otak sudah terbayang dan berencana .. dan akhirnya melakukan tindakan yang sudah jelas kemana tujuannya, sehingga jika ada halangan di jalan akan tetap berpikir bagaimana mencapai tujuan.
Hal tersebut juga berlaku di dalam perjalanan keuangan kita.
JIka kita hidup sibuk dengan hari ini. Kita melupakan bahwa masih ada kebutuhan di masa depan, untuk diri kita (pensiun), untuk anak kita (sekolah/universitas).
Kita mungkin beranggapan .. itu masih jauh bagaimana nanti saja. Nanti pasti akan ada rezekinya.
Jika kita berkeyakinan dengan hukum SEBAB AKIBAT, bahwa HASIL terjadi karena ada PROSES-nya. Seperti orang terkena sakit kanker .. berarti ada proses yang menyebabkan dia terkena sakit kanker yang mungkin sudah berjalan bertahun tahun sehingga pada suatu waktu muncul penyakit tersebut.
Jadi jika kita ingin hidup kita di masa depan lebih baik maka ada proses yang harus kita lakukan. Jika kita ingin anak kita sekolah di tempat yang baik dan memerlukan dana sekitar 100 juta, maka kita harus mengusahakannya (memprosesnya) dari sekarang.
Cari uang dari internet di sini ilmunya http://www.rahasiawebsitepemula.com/order.php?id=rizaltesas
Tentukan … apa saja kebutuhan di masa depan yang memerlukan uang ; uang masuk sekolah, universitas, modal usaha, membeli rumah, pensiun, dll-nya.
Mungkin saat ini kondisinya sulit sekali untuk berhemat dan menabung.
Sesuai dengan prinsip Start Small Think BIG.
Mulailah berhemat dan menabung meskipun kecil. Karena akan membentuk habit dan mind set kita.Hal kecil dan konsisten pada prosesnya nanti akan menjadi besar.
#Keempat : Ayo Lakukan Sekarang tunggu apa lagi....
Rencanakan Masa Depan anda Dengan PRUDENTIAL Syariah
1. Mempersiapkan keuangan untuk Masa Pensiun Anda, Mempersiapkan dana pendidikan,
PRUlink syariah assurance account (PAA Syariah)
- Memberikan santunan meninggal dunia atau cacat total dan tetap sebesar uang pertanggungan.
- Dapat memilih jenis investasi sesuai dengan profil risiko yang Anda inginkan.
- Anda diperbolehkan untuk menambah perlindungan asuransi dengan memiliki asuransi tambahan.
- Anda bisa menggunakan cuti kontribusi di mana Anda diperbolehkan untuk berhenti membayar kontribusi selama jangka waktu tertentu, karena alasan-alasan darurat.
- Memiliki fasilitas withdrawal atau penarikan nilai tunai sebagian.
2. Mendapatkan proteksi Kesehatan.
PRUhospital & surgical cover
- Memberikan manfaat kepada Anda apabila memerlukan rawat inap, ICU dan tindakan pembedahan.
- Memberikan manfaat pembayaran biaya-biaya saat menjalani perawatan seperti biaya kunjungan dokter umum atau spesialis, aneka biaya perawatan Rumah sakit.
- Memberikan manfaat kepada Anda sebelum dan setelah rawat inap.
- Memberkan manfaat rawat jalan seperti rawat jalan darurat karena kecelakaan, perawatan kanker dan perawatan cuci darah (dialysis).
Untuk Konsltasi Silahkan Hubungi:
Saya Rizal Tesas Abdullah Agen Prudential
0813 7277 2277 / 7FCAC04D
Cari uang dari internet di sini ilmunya http://www.rahasiawebsitepemula.com/order.php?id=rizaltesas
